Rabu, 26 September 2012

Nggak Ikut Ujian Sekolah Karena Tertidur Selama 2 Bulan

Jakarta, Sleeping beauty biasanya julukan yang diberikan jika orang tidurnya lama. Tapi gadis di Inggris tidur selama 2 bulan akibat memiliki sindrom sleeping beauty yang membuatnya harus melewatkan ujian sekolah dan bahkan ulang tahunnya.

Stacey Comeford (15 tahun) yang tinggal di Telford, Shropshire harus melewatkan ujian sekolah sebanyak 9 kali serta hari ulang tahunnya karena ia menderita Kleine-Levin syndrome atau sering disebut sebagai sleeping beauty syndrome.

Kondisi ini bisa membuatnya tidur dalam jangka waktu lama selama berminggu-minggu bahkan hingga 2 bulan. Stacey termasuk 1 dari 1.000 orang di seluruh dunia yang menderita gangguan ini.

"Tidak pernah ada peringatan apa pun, aku bahkan pernah menemukannya tertidur di lantai dapur," ujar sang ibu Bernie Richards (53 tahun), seperti dikutip dari Dailymail, Kamis (21/6/2012).

Bernie menuturkan selama tidur, Stancey mungkin terbangun hanya untuk pergi ke toilet atau mengambil minum tapi itu tidak membuatnya terjaga penuh. Dan saat benar-benar terbangun, ia menganggap saat itu adalah hari esok setelah ia tidur dan ia tidak memiliki kenangan apa pun.

 Umumnya Stacey bisa tidur nyenyak selama lebih dari 20 jam dalam waktu sehari, ia hanya bangun sesaat untuk ke toilet atau ambil minum. Bahkan ia bisa bertahan tidak makan selama tidurnya.

"Ketika ia berada dalam posisi antara tidur dan bangun ia bisa sangat murung, tapi dia tidak bisa menahannya. Dia seperti anak kecil yang ingin melakukan segala hal dengan caranya sendiri," ungkap Bernie.

Stacey mulai mengalami gejala seperti ini sekitar 1 tahun yang lalu, awalnya dokter mengatakan ia mengalami kemurungan remaja. Namun lama-lama ia tidak bisa konsentrasi di sekolah dan ia tidur sepanjang akhir pekan sampai senin pagi.

"Hingga pernah saya dipanggil ke sekolah karena Stacey tidak enak badan, saya membawanya ke dokter dan ia harus saya tuntun karena yang ingin dia lakukan hanyalah tidur," ungkapnya.

Stacey pun dirujuk ke Princess Royal Hospital, Telford yang mana dokter takut ia menderita tumor otak, narkolepsi atau epilepsi. Setelah sekian pemeriksaan dijalani, dokter mendiagnosisnya dengan Kleine Levin Syndrome (KLS) atau sindrom sleeping beauty.

"Kami tidak bisa merencanakan apa-apa karena mungkin saja tiba-tiba Stacey tertidur. Ia bisa tidur semalaman dan mungkin bangun di minggu depan. Tidak ada obat untuk sindrom ini, tapi ia diberi stimulan untuk membantunya tetap terjaga. Obat ini tampaknya bekerja dan bisa meningkatkan kualitas hidupnya," ujarnya.

KLS adalah penyakit yang biasanya menyerang masa remaja dan kadang dimulai setelah terkena infeksi atau penyakit tertentu. Sampai saat ini tidak ada yang tahu penyebab pastinya.

"Orang dengan KLS akan punya episode tidur yang berlangsung 1-3 minggu dan diikuti dengan gangguan kognitif saat terjaga. Selama periode ini pasien bisa tidur dimana saja antara 16-22 jam sehari," ujar Tom Rico dari Center for Narcolepsy & KLS Research di Stanford University, California.

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar