Kamis, 02 Agustus 2012

Serangan Militan Filipina Tewaskan 6 Pekerja


Khairisa Ferida
Rabu, 11 Juli 2012 15:12 wib
Ilustrasi
Ilustrasi
MANILA - Militer Filipina mengumumkan kelompok militan melancarkan serangan ke sebuah truk yang mengangkut para buruh perkebunan karet di Filipina Selatan. Insiden ini menyebabkan enam orang dan melukai 22 lainnya.

Komandan Militer di Pulau Basilan Arthut Ang menuding kelompok militan Abu Sayaf yang berafiliasi dengan Al Qaeda merupakan pihak yang bertanggung jawab atas insiden ini.

"Penyerangan ini menargetkan para pekerja di sebuah perkebunan karet yang menolak untuk membayar sejumlah uang kepada mereka (kelompok militan)," ujar Ang, seperti yang dikutip Associated Press, Rabu, (11/7/2012).

"Para pekerja ini tengah berada di dalam truk ketika kelompok militan itu melepaskan tembakan. lima pekerja dan satu petugas pemerintahan tewas sementara 22 lainnya terluka," tambah Ang.

Menurut Ang, selama ini pemerintah menyediakan seorang petugas keamanan untuk mengawal para pekerja. Namun, diakuinya cara itu belum berhasil melindungi para pekerja yang terbukti masih dalam situasi berbahaya.

Sementara itu Juru bicara militer Filipina Letnan Kolonel (Letkol) Randolph Cabangbang mengatakan, serangan ini terjadi setelah sebelumnya kelompok militan juga melancarkan serangan terhadap konvoi kendaraan militer di dekat Kota Sumisip.

"Serangan ini terjadi sehari setelah sebelumnya kelompok militan juga melancarkan serangan ke konvoi militer yang menyebabkan delapan tentara cedera," ujar Letkol Cabangbang.

Selama satu dekade terakhir Filipina mendapatkan bantuan AS dalam pelatihan tentara untuk memerangi kelompok militan Abu Sayaf menyusul tingginya angka penculikan dan serangan yang dilakukan oleh kelompok militan ini.

Kelompok militan ini pada umumnya kerap melancarkan aksi penculikan demi mendapatkan uang tembusan untuk memenuhi pasokan logistik dan persenjataan mereka.(rhs)

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar