Kamis, 02 Agustus 2012

Petani Filipina Temukan Kuburan Massal


Fajar Nugraha
Senin, 23 Juli 2012 17:04 wib
Foto: Getty Images
Foto: Getty Images
MANILA - Seorang petani di Filipina secara tidak sengaja menemukan kuburan massal yang berada di kebun miliknya. Sekira lebih dari 30 kerangka manusia ditemukan dari kuburan massal itu.

Rommel Malinao tengah menggarap kebun yang dimilikinya di sebuah desa terpencil di Provinsi Quezon saat dirinya terkejut dengan apa yang ditemukannya. Pihak militer Filipina langsung datang ke lokasi penemuan itu, guna memeriksa apa yang telah ditemukan oleh Malinao.

"Hingga saat ini, kami sudah menemukan 30 kerangka manusia," ujar juru bicara militer Filipina, Mayor Harold Cabunoc, seperti dikutip AFP, Senin (23/7/2012).

"Kami yakin kerangka yang ditemukan ini adalah korban dari aksi kekejaman pasukan pemberontak New People's Army (NPA). Mereka kerap membunuh banyak orang yang dianggap sebagai agen intelijen pemerintah," lanjutnya.


NPA selama ini dikenal sebagai sayap militer dari Partai Komunis Filipina. Mereka terus mengobarkan pemberontak Moais sejak 1969 silam. Aksi pemberontakan ini tercatat sebagai yang terlama terjadi di Asia.

Pada masa jayanya di tahun 1980-an, para pengikut NPA dikabarkan mencapai 26 ribu orang. Tetapi jumlah tersebut saat ini menurun drastis menjadi 4.000 pasukan, akibat kekalahan semasa pertempuran. Sepanjang pertengahan 1980-an, pemerintah menuduh NPA melakukan pengadilan massal yang menewaskan ratusan ribu orang yang diyakini sebagai agen pemerintah.

Sebagian besar dari jasad korban pembantaian ini dikubur dalam sebuah kuburan massal rahasia. Berbagai kuburan massal sudah digali oleh pihak militer sejak 2009, tetapi penemuan kali ini dianggap sebagai yang terbesar.(faj)

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar