Sabtu, 11 Agustus 2012

MENYEMBUNYIKAN PARTISI DI LINUX


Pada file manager di linux, Nautilus maupun Konqueror akan tampak deretan partisi Hardisk yang Mount (dikaitkan) maupun Unmount (tidak dikaitkan). Dari beberapa partisi tersebut ada partisi yang memang kita perlukan sebagai data ataupun master. Dan sebagian lagi mungkin ada partisi yang memang tidak kita perlukan untuk kita kaitkan (mount partisi). Contohnya partisi dari system operasi lain, Windows maupun Macintosh. Terutama partisi pada system reserved Windows yang didalamnya juga terdapat MBR (Master Boot Record) dari hardisk. pada Windows sendiri partisi tersebut tidak ditampilkan (tersembunyi).
 
Pada pengguna biasa secara tidak sengaja kadang-kadang, dibuka dan secara tidak sengaja pula mengedit, menghapus maupun memindahkan beberapa file di partisi tersebut. Seperti yang terjadi pada rekan saya yang menggunakan dual boot Linux dan Windows. hingga beberapa kali terjadi kerusakan pada boot Windowsnya. Karena sering kali terjadi kecelakaan yang dihasilkan dari perubahan partisi tersebut, Akhirnya saya memutuskan menyembunyikan beberapa partisi yang memang tidak perlu ditampilakan pada komputer teman saya untuk menjaga keamanan dan kerusakan data.
 
Ok, pertama kita lihat susunan partisi kita dengan terminal linux.

File fstab di folder /etc adalah konfigurasi yang akan kita gunakan nantinya untuk menyembunyikan partisi ntfs (Windows) maupun hfsplus (Macintosh) karena dalam contoh ini ada partisi Mac OSX. Maka, silahkan backup file fstab-nya dulu untuk mengantisipasi hal yang tidak diinginkan. Untuk membackup ketik :

$ sudo cp /etc/fstab /etc/fstab.backup

Selanjutnya kita lihat susunan partisi hardisk kita :

$ sudo fdisk -l

 
 Mungkin keluaran yang ditampilkan pada gambar diatas tidak sama dengan komputer anda. Karena masing-masing partisi pada komputer berbeda-beda tentunya.
 
Dari contoh di atas, misal partisi yang tampil di nautilus adalah seperti berikut :

 
Kita akan menghilangkan (sembunyikan) partisi drive C (pada windows) yang saya beri nama "Windows" dan partisi system Windows-nya dengan label "System Reserved". Kemudian, kita cek di fdisk-nya. Dengan memperkirakan ukuran dan type partisi nya, maka diketahui alamat kedua partisi sebagai contoh yaitu :
 
/dev/sda1 adalah System Reserved
/dev/sda2 adalah Windows

 
Setelah kita tahu alamat partisi yang akan kita sembunyikan, langkah selanjutnya adalah meng-unmount partisi yang akan kita sembunyikan (ini kita lakukan apa bila partisi tersebut dalam keadaan mount).

$ sudo unmount /dev/sda1
$ sudo unmount /dev/sda2

 
Buat direktori-direktori sesuai alamat masing-masing di folder /mnt untuk menyembunyikan partisi-nya
 
$ sudo mkdir /mnt/sda1
$ sudo mkdir /mnt/sda2
 
Buka file fstab menggunakan gedit
 
$ sudo gedit /etc/fstab
 
tambahkan di baris akhir tersebut dengan
 
/dev/sda1             /mnt/sda1     ntfs noauto 0 0
/dev/sda2             /mnt/sda2     ntfs noauto 0 0
 
Perhatikanlah alamat partisi, dan alamat folder yang menjadi tujuan penyembunyiannya, dan type partisi-nya agar tidak terjadi error nantinya
 
keterangan :
 
/mnt/sda(x)
Adalah posisi yang kita pindah pada partisi tersebut apabila di mount akan berada pada folder /mnt/sda(x) dan bukan lagi pada folder /media/xxx
ntfs, fat32,
hfsplus,
Tipe file system pada :
windows (ntfs), dos (fat32) maupun Macintosh (hfsplus)
noautoTidak akan dimount secara otomatis pada saat komputer di hidupkan (boot). Sedangkan kalau kita menghendaki otomatis pada saat komputer di dihidupkan (boot) kita ganti dengan “defaults” tanpa tanda kutip.
 
Save/simpan konfigurasi file fstab tersebut maka tampilan terakhir kurang lebih seperti gambar berikut ini.
 
 
Lantas kemana kita bisa melihat kembali isi partisi-partisi tersebut?. Karena kita tidak membutuhkan untuk ditampilakan partisi-partisi tersebut di file manager, dan apabila anda ingin membuka/melihat kembali isi partisi-partisi tersebut. anda bisa melihatnya pada folder /mnt/sda(x) yang secara otamatis tidak dikaitkan (mount) pada saat komputer dihidupkan (boot).
 
Semoga bermanfaat :D

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar