Minggu, 19 Agustus 2012

Jika Mimpi Basah Ketika Berpuasa


Ketika seseorang pria mengalami mimpi basah, maka secara diluar kendali dia akan mengeluarkan cairan sperma. Hal ini terjadi jika kantung penampung sperma sudah penuh. Kemudian setelah kejadian tersebut maka pria tersebut menjadi junub atau berhadast besar. Lalu sekarang bagaimanakah hukumnya jika seseorang mengalami mimpi basah ketika sedang berpuasa, bukankah dengan junub seseorang tidak bisa melakukan ibadah wajib? Mari kita simak ulasan berikut.
Mimpi Basah Ketika Berpuasa http:/jadigitu.com
Imam Abu Zakariyya An-Nawawi rahimahullah dalam Majmu’ Syarah Al-Muhadzdzab [6/227] cet. Daar ‘Alamil Kutub berkata tentang hal ini,
“Jika seseorang ihtilam (mimpi basah, keluar mani) maka tidaklah membatalkan puasanya berdasarkan ijma’ para ulama. Yang demikian itu dikarenakan sesorang tersebut dikuasai oleh sesuatu yang dia tidak mampu untuk memilihnya, seperti seseorang yang kemasukan lalat yang terbang pada mulutnya tanpa adanya kemampuan untuk menolaknya. Inilah yang menjadi sandaran dalil dalam masalah ini.”
Berdasarkan isi kitab diatas sudah terjawab jelas bagaimana hukumnya jika mimpi basah ketika berpuasaMimpi basah itu datang sendirinya bukan disengaja. Sehingga hal tersebut dimaafkan. Lain halnya jika mengeluarkan mani dengan sengaja dan bernafsu. seperti melakukan onani. Maka hal tersbut membatalkan puasanya dan wajib menggantinya.
Syekh Muhammad bin Shaleh Al-Utsaimin mengatakan, “Termasuk pembatal puasa adalah mengeluarkan mani dengan syahwat(Keinginan). Yang demikian itu menyebabkan puasanya batal. Dalilnya adalah sabda Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam dalam hadis Qudsi, “Allah berfirman (yang artinya), "Orang yang berpuasa itu meninggalkan makanan, minuman, dan syahwatnya karena diri-Ku." (H.R. Bukhari dan Abu Daud). (Liqa’at Bab Al-Maftuh, volume 50, hlm. 10)
Berarti sekarang sudah sangat jelas jawaban mengenai mimpi basah ketika sedang berpuasa :)

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar