Selasa, 21 Agustus 2012

Britania Raya


Kerajaan Bersatu Britania Raya dan Irlandia Utara
BenderaLambang
Lagu kebangsaan
United States Navy Band - God Save the Queen.ogg

"God Save the Queen"[catatan 1]
Dua pulau barat laut benua Eropa. Yang berwarna adalah pulau yang lebih besar dan dan di timur laut adalah pulau-pulau yang lebih kecil.
Peta lokasi  Britania Raya  (hijau tua)
– di Eropa  (hijau & abu-abu tua)
– di Uni Eropa  (hijau)  —  [Legenda]
Ibu kota
(dan kota terbesar)
London
51°30′N 0°7′W
Bahasa resmiInggris[1][2]
Bahasa daerah
yang diakui
IrlandiaGaelik Skotlandia,Skots dan Skots Ulster,WalesKernowek[catatan 2]
Kelompok etnik (2001
[4])
92,1% Kulit putih
4,0% Asia Selatan
2,0% Kulit hitam
1,2% Campuran
0,4% Cina
0,4% Lain-lain
DemonimBritish atau Briton
PemerintahanKesatuan parlementermonarki konstitusional
 - MonarkiElizabeth II
 - Perdana MenteriDavid Cameron MP
LegislatifParlemen
 - Majelis TinggiHouse of Lords
 - Majelis RendahHouse of Commons
Terbentuk
 - Undang-Undang Kesatuan 17071 Mei 1707 
 - Undang-Undang Kesatuan 18001 Januari 1801 
 - Traktat Inggris-Irlandia12 April 1922 
Bergabung ke UE1 Januari 1973
Luas
 - Total243.610 km2 (ke-80)
 - Air (%)1.34
Penduduk
 - Perkiraan pertengahan 201062.262.000[5] (ke-22)
 - Sensus 200158.789.194[6] 
 - Kepadatan255,6/km2 (ke-51)
PDB (KKB)Perkiraan 2012
 - Total$2.308,503 milyar[7] 
 - Per kapita$36.605,022[7] 
PDB (nominal)Perkiraan 2012
 - Total$2.452,689 milyar[7] 
 - Per kapita$38.891,321[7] 
Gini (2008–2009)41[8] 
IPM (2011)0,863[9] (sangat tinggi) (ke-28)
Mata uangPound sterling (GBP)
Zona waktuGMT (UTC+0)
 - Musim panas (DST)BST (UTC+1)
Format tanggalhh/bb/tttt (AD)
Lajur kemudikiri[catatan 3]
Ranah Internet.uk[catatan 4]
Kode telepon44
1Lambang kerajaan kedua juga digunakan di Skotlandia
Kerajaan Bersatu Britania Raya dan Irlandia Utara (bahasa InggrisUnited Kingdom of Great Britain and Northern Irelandatau United Kingdom, UK),[catatan 5] atau secara umum dikenal sebagai Britania Raya, atau Inggris Raya, adalah sebuahnegara berdaulat yang terletak di lepas pantai barat laut benua Eropa. Britania Raya adalah sebuah negara kepulauan yang terdiri dari Pulau Britania Raya, bagian timur laut pulau Irlandia dan sejumlah pulau-pulau yang lebih kecil. Irlandia Utara adalah satu-satunya bagian dari Britania Raya yang berbagi perbatasan darat dengan negara berdaulat lain, yaitu Republik Irlandia.[catatan 6] Selebihnya, perbatasan darat Britania Raya dikelilingi oleh Samudera AtlantikLaut UtaraSelat Inggris danLaut Irlandia.
Britania Raya adalah sebuah negara kesatuan yang diatur di bawah monarki konstitusional dan sistem parlementer, dengan kursi pemerintahannya berada di ibu kota London. Terdapat empat negara dalam kedaulatan Britania Raya yang masing-masingnya berdiri sendiri,[10] yaitu: InggrisIrlandia UtaraSkotlandia dan Wales. Tiga negara terakhir memiliki pemerintahan tersendiri yang berbeda-beda kekuasaannya,[11][12] dan berpusat di ibu kota masing-masing, yaitu BelfastEdinburgh, dan Cardiff. Britania Raya juga memiliki tiga wilayah Dependensi Mahkota, yaitu GuernseyJersey, dan Isle of Man.[13] Wilayah-wilayah ini terkait, namun secara konstitusional bukanlah bagian dari Britania Raya. Selain itu, terdapat empat belas wilayah seberang laut Britania.[14]Wilayah-wilayah tersebut merupakan sisa-sisa dari Imperium Britania, yang pada suatu masa pernah menjadi imperium terbesardi dunia yang meliputi hampir seperempat dari luas total bumi. Pengaruh Britania Raya (khususnya Inggris) bisa dijumpai di negara-negara bekas koloninya dalam hal penggunaan bahasasistem hukumsistem pemerintahan, dan budaya.
Britania Raya adalah salah satu negara maju dengan ekonomi terbesar ketujuh di dunia berdasarkan PDB nominal dan ekonomi terbesar kedelapan di dunia berdasarkan paritas daya beli. Britania Raya juga merupakan negara industri pertama di dunia,[15]dan menjadi penguasa di dunia pada abad ke-19 dan awal abad ke-20.[16] Hingga saat ini, negara ini tetap menjadi kekuatan besar yang berpengaruh dalam bidang ekonomi, budaya, militer, sains, dan politik.[17] Britania Raya diakui sebagai negara yang memiliki senjata nuklir, dan pengeluaran militernya menempati urutan terbesar keempat di dunia.[18]
Britania Raya adalah anggota tetap Dewan Keamanan PBB sejak tahun 1946 dan telah menjadi anggota Uni Eropa dan pendahulunya; Masyarakat Ekonomi Eropa, sejak tahun 1973. Britania Raya juga merupakan anggota Negara-Negara PersemakmuranMajelis EropaG7G8G20NATOOECD, dan Organisasi Perdagangan Dunia (WTO).

Daftar isi

  [sembunyikan

[sunting]Etimologi dan terminologi

Nama "Kerajaan Bersatu Britania Raya dan Irlandia Utara" diperkenalkan pada tahun 1927 dalam Undang-Undang Penamaan Kerajaan dan Parlemen. Hal ini disebabkan oleh kenyataan bahwa kemerdekaan de facto Negara Bebas Irlandia, yang mengakibatkan terpecahnya Irlandia pada 1922, meninggalkan Irlandia Utara sebagai satu-satunya bagian dari pulau Irlandiayang masih berada di bawah kekuasaan Britania Raya.[19] Sebelumnya, menurut Undang-Undang Kesatuan 1800, yang menyatukan Kerajaan Britania Raya dan Kerajaan Irlandia pada tahun 1801, nama resminya adalah Kerajaan Bersatu Britania Raya dan Irlandia. Britania Raya sebelum tahun 1801 kadang-kadang disebut sebagai "Kerajaan Bersatu Britania Raya".[20][21][22][23] Namun, dalam bagian 1 Akta Kesatuan 1927 dinyatakan bahwa Inggris dan Skotlandia "Bersatu menjadi Satu Kerajaan Bernama Britania Raya."[24][25][catatan 7] Istilah "kerajaan bersatu" ditemukan dalam penggunaan informal selama abad ke-18 untuk menggambarkan negara baru, tetapi hanya secara resmi, saat penyatuan Irlandia pada tahun 1801.[26]
Peta Britania Raya; Inggris (merah), Wales (kuning), Skotlandia (biru), dan Irlandia Utara (hijau).
Meskipun Britania Raya, sebagai negara berdaulat, adalah sebuah negara, Inggris, Skotlandia, Wales dan (yang kontroversial) Irlandia Utara juga disebut sebagai negara, meskipun mereka bukanlah negara-negara berdaulat dan hanya Skotlandia, Wales dan Irlandia Utara yang memiliki pemerintahan sendiri.[27][28] Situs resmi Perdana Menteri Britania Raya menggunakan istilah "negara dalam negara" untuk menggambarkan Britania Raya.[10] Sedangkan mengenai Irlandia Utara, nama yang digunakan "bisa menjadi kontroversial, dengan pilihan yang seringkali mengungkapkan preferensi politik seseorang."[29] istilah lainnya yang digunakan untuk menggambarkan status Irlandia Utara adalah "region" dan "provinsi".[30][31]
Britania Raya sering disebut sebagai Britain. Sumber-sumber pemerintah Britania Raya acapkali menggunakan istilah ini sebagai bentuk singkat untuk Britania Raya, sementara media massa pada umumnya juga menggunakan istilah tersebut, namun hal ini menunjukkan bahwa istilah "Britania Raya" itu hanya mengacu pada pulau utama yang meliputi Inggris, Skotlandia dan Wales.[32][33][34] Bagaimanapun juga, di negara-negara lain, istilah Britania Raya lebih umum digunakan, terutama di Amerika Serikat, istilah "Britania Raya" ini dianggap sebagai sinonim untuk "Kerajaan Bersatu" (United Kingdom).[35][36] Selain itu, tim Olimpiade Kerajaan Bersatu juga berlaga di bawah nama "Britania Raya" (Great Britain) atau "Tim GB".[37][38] GB dan GBR adalah kode negara standar untuk Britania Raya (lihat ISO 3166-2:GB), dan akibatnya sering digunakan oleh organisasi internasional untuk merujuk ke Kerajaan Bersatu.
Pada tahun 2006, desain baru dari paspor Britania Raya mulai digunakan. Halaman pertama paspor tersebut menampilkan bentuk panjang dari negara dalam bahasa Inggris, Wales dan Gaelik Skotlandia.[39] Dalam bahasa Wales, bentuk panjang nama negara adalah "Teyrnas Unedig Prydain Fawr a Gogledd Iwerddon", dengan "Teyrnas Unedig" digunakan sebagai nama pendek di situs resmi pemerintah.[40] Sedangkan dalam bahasa Gaelik Skotlandia, bentuk panjangnya adalah "Rìoghachd Aonaichte na Breatainne Mòire is Èireann a Tuath" dan bentuk pendeknya "Rìoghachd Aonaichte".
Kata sifat British umumnya digunakan untuk merujuk pada hal yang berhubungan dengan Britania Raya. Istilah ini tidak memiliki konotasi hukum yang pasti, namun istilah ini digunakan secara umum untuk merujuk pada kewarganegaraan Britania dan hal-hal yang berhubungan dengan nasionalitas.[41] Istilah "British" digunakan secara berbeda untuk menggambarkan identitas nasional mereka atau untuk mengidentifikasi diri mereka sebagai "orang Britania", atau sebagai orang Inggris, Skotlandia, Wales, Irlandia Utara, Irlandia,[42] atau keduanya.[43]

[sunting]Sejarah

[sunting]Sebelum tahun 1707

Stonehenge, di Wiltshire, didirikan kira-kira tahun 2500 SM.
Permukiman manusia modern yang kelak akan menjadi Britania Raya sudah terbentuk sejak sekitar 30.000 tahun yang lalu.[44] Pada akhirzaman prasejarah, populasi di wilayah ini diperkirakan telah terbentuk. Periode ini dinamakan dengan masa Kelts Insular, yang terdiri dariBritania Britonik dan Irlandia Gaelik.[45] Penaklukan oleh Romawi yang dimulai pada tahun 43 SM diikuti oleh invasi pemukim Jerman Anglo-Saxon ke wilayah yang kelak akan membentuk Wales.[46] Sebagian besar dari wilayah yang dihuni oleh Anglo-Saxon disatukan menjadiKerajaan Inggris pada abad ke-10.[47] Sementara itu, penutur Gaelik di Inggris barat laut (yang terhubung ke Irlandia di timur laut dan secara tradisional telah terjadi migrasi dari sana pada abad ke-5)[48][49] bersatu dengan bangsa Pict dan kemudian membentuk Kerajaan Skotlandiapada abad ke-9.[50]
Bayeux Tapestry menggambarkan tentang Pertempuran Hastings dan peristiwa yang menjadi penyebabnya.
Pada tahun 1066, bangsa Normandia menyerang Inggris dan setelah penaklukannya, Normandia berhasil merebut sebagian besar Wales, menaklukkan sebagian besar Irlandia dan membentuk permukiman di Skotlandia, yang membawa masing-masing negara tersebut ke periode barufeodalisme yang berdasarkan model Perancis Utara dan kebudayaan Normandia-Perancis.[51]Kedatangan bangsa Normandia ini membawa berpengaruh besar, namun pada akhirnya mampu berasimilasi dengan kebudayaan lokal masing-masing negara.[52] Raja Inggris pada abad pertengahan berhasil menaklukkan Wales namun upayanya untuk menaklukkan Skotlandia mengalami kegagalan. Setelah itu, Skotlandia tetap mempertahankan kemerdekaannya, meskipun sering berkonflik dengan Inggris. Monarki Inggris, dalam upayanya untuk merebut koloni Perancis, juga seringkali terlibat konflik denganPerancis, terutama dalam Perang Seratus Tahun.[53]
Memasuki periode modern awal, Inggris dihadapkan pada konflik agama sebagai akibat dari Reformasi dan diperkenalkannya gerejaProtestan di masing-masing negara.[54] Wales sepenuhnya dimasukkan ke dalam Kerajaan Inggris,[55] dan Irlandia ditetapkan sebagai kerajaan dalam persatuan personal dengan Kerajaan Inggris.[56] Wilayah milik bangsa Gaelik Katolik yang merdeka disita oleh Kerajaan Inggris dan diberikan kepada pemukim Protestan dari Inggris dan Skotlandia, yang selanjutnya membentuk Irlandia Utara.[57] Pada tahun 1603, Kerajaan Inggris, Skotlandia dan Irlandia bersatu dalam penyatuan personal saat James VI, Raja Skotlandia, mewarisi mahkota dari Kerajaan Inggris dan Irlandia. James kemudian memindahkan istananya dari Edinburgh ke London. Meskipun demikian, setiap negara tetap menjadi entitas politik yang terpisah dan mempertahankan lembaga politik yang juga terpisah.[58][59] Pada pertengahan abad ke-17, ketiga kerajaan terlibat dalam serangkaian perang berkelanjutan (termasuk Perang Saudara Inggris) yang menyebabkan tergulingnya monarki dan terbentuknya negara republik kesatuan berumur pendek bernama Persemakmuran Inggris, Skotlandia dan Irlandia.[60][61] Meskipun monarki berhasil dipulihkan kembali, hal ini menandai (dengan meletusnya Revolusi Agung pada tahun 1688) bahwa sama seperti monarki-monarki Eropa lainnya, monarki mutlak tidak akan menang. Konstitusi Britania kemudian dikembangkan berdasarkan monarki konstitusional dan sistem parlementer.[62] Selama periode ini, terutama di Inggris, berkembangnya kekuatan angkatan laut mendorong dilakukannya penjelajahan seberang lautan untuk menjajah dan mendirikan koloni, terutama di Amerika Utara (lihat: Imperium Britania).[63][64]

[sunting]Sejak Undang-Undang Kesatuan 1707

Traktat Kesatuan yang menyebabkan terbentuknya Kerajaan Bersatu Britania Raya.
Pada tanggal 1 Mei 1707, Kerajaan Bersatu Britania Raya terbentuk sebagai hasil dari penyatuan politik Kerajaan Inggris dan Skotlandiaberdasarkan Traktat Kesatuan yang disetujui pada tanggal 22 Juli 1706. Traktat ini kemudian disahkan oleh Parlemen Inggris dan Skotlandia dalam Undang-Undang Kesatuan 1707.[65][66][67]
Pada abad ke-18, Britania Raya memainkan peran penting dalam mengembangkan ide-ide Barat terutama berkaitan dengan sistem parlementer dan menghasilkan kontribusi yang signifikan dalam bidang sastra, seni, dan ilmu pengetahuan.[16] Britania (terutama Inggris) mempelopori Revolusi Industri yang mengubah negara serta memicu berkembangnya Imperium Britania. Selama periode ini, Britania Raya, seperti negara-negara besar lainnya, terlibat dalam eksploitasi kolonial, termasuk perdagangan budak Atlantik, meskipun dengan disahkannya Undang-Undang Perdagangan Budak pada tahun 1807 Britania juga berperan penting dalam memerangi perdagangan budak.[68] Koloni di Amerika Utara telah menjadi fokus utama kegiatan kolonial Britania. Dengan kekalahan mereka dalam Perang Kemerdekaan Amerika Serikat, ambisi kolonial Britania berpaling ke wilayah lain, terutama ke India.[69]
Pada tahun 1800, saat perang masih berkecamuk dengan Perancis, Parlemen Britania Raya dan Irlandia mengesahkan Undang-Undang Kesatuan yang menyatukan dua kerajaan tersebut dan menciptakan Kerajaan Bersatu Britania Raya dan Irlandia pada tanggal 1 Januari 1801.[70]
Painting of a bloody battle. Horses and infantry fight or lie on grass.
Pertempuran Waterloo menandai akhir dariPerang Napoleon dan dimulainya Pax Britannica.
Setelah kekalahan Perancis dalam Perang Revolusi dan Perang Napoleon (1792-1815), Britania Raya mulai muncul sebagai kekuatan angkatan laut dan ekonomi utama yang tak tertandingi di dunia pada abad ke-19 (dengan London yang menjadi kota terbesar di dunia sejak tahun 1830).[71] Menjadi yang tak tertandingi di lautan , Inggris mengadopsi peran sebagai polisi global, yang kemudian dikenal dengan Pax Britannica.[72][73] Periode ini juga menjadi momen pertumbuhan ekonomi, kolonial dan industri yang pesat bagi Britania Raya. Britania Raya (dengan Inggris sebagai kekuatan utama) digambarkan sebagai "bengkel dunia",[74] danImperium Britania tumbuh sebagai imperium terbesar yang mencakup India, sebagian besar Afrika, dan wilayah lainnya. Bersamaan dengan kontrol tidak resmi yang dimilikinya, posisi dominan Britania Raya dalam perdagangan dunia ini berarti bahwa secara efektif Britania Raya bisa mengendalikan ekonomi dari banyak negara, seperti CinaArgentina dan Thailand.[75][76] Sementara itu, di dalam negeri terjadi pergeseran ke kebijakan perdagangan bebas dan laissez-faire. Negara ini mengalami peningkatan populasi yang besar selama abad tersebut, yang disertai dengan terjadinya gelombang urbanisasi besar-besaran dan pada akhirnya menyebabkan munculnya tekanan sosial dan ekonomi yang signifikan.[77] Pada akhir abad ke-20, negara-negara lain seperti JermanAmerika Serikat, dan Uni Soviet mulai menentang dominasi industri Britania Raya di kancah internasional.[78]
Black-and-white photo of two dozen men in military uniforms and metal helmets sitting or standing in a muddy trench.
Infanteri Tentara Irlandia selamaPertempuran Somme. Lebih dari 885.000 tentara Britania Raya tewas di medan perang dalam Perang Dunia I.
Britania Raya, bersama dengan RusiaPerancis dan (setelah tahun 1917) Amerika Serikat adalah beberapa negara-negara besar yang menentang Imperium Jerman dan sekutunya dalam Perang Dunia I (1914-1918).[79] Angkatan Bersenjata Britania Raya dikembangkan hingga lebih dari lima juta tentara,[80] dan melibatkan banyak negara-negara imperiumnya beserta beberapa daerah di Eropa. Hal ini menjadikannya sebagai Negara Barat Terdepan dalam Perang Dunia I. Britania Raya mengakhiri Perang Dunia I dengan kehilangan sekitar dua setengah juta jiwa dan utang nasional yang besar.[80] Selepas perang, Britania Raya menerima mandat Liga Bangsa-Bangsaatas bekas jajahan Jerman dan Utsmaniyah. Hal ini membuat Imperium Britania semakin luas, mencakup seperlima dari luas total bumi dan seperempat dari total populasi dunia pada saat itu.[81] Munculnya Nasionalisme Irlandia dan konflik yang terjadi selama tahun 1920-an mengakibatkan terpecahnya Irlandia pada tahun 1921.[82] Sebagai hasilnya, Negara Bebas Irlandia yang merdeka dengan status domini terbentuk pada tahun 1922, sedangkan Irlandia Utara tetap memilih untuk menjadi bagian dari Britania Raya.[83] Era Depresi Besar (1929-1932) terjadi ketika Britania Raya belum pulih sepenuhnya dari dampak peperangan dan menyebabkan munculnya kesusahan serta kerusuhan politik dan sosial.[84]
Britania Raya adalah salah satu negara Sekutu dalam Perang Dunia II dan ikut serta dalam deklarasi pembentukan PBB. Setelah kekalahan sekutu Eropanya dalam tahun pertama perang, Britania Raya melanjutkan laga melawan Jerman, terutama dalamPertempuran Britania dan Pertempuran Atlantik. Setelah kemenangannya, Britania Raya menjadi salah satu dari Tiga Kekuatan Besar yang bertemu untuk perencanaan dunia pasca perang dunia. Perang ini meninggalkan Britania Raya dalam keterpurukan. Keuangan negara runtuh. Bantuan Marshall dan pinjaman dari Amerika Serikat dan Kanada lah yang membantu Britania Raya dalam proses menuju pemulihan setelah Perang Dunia II.[85]
Map of the world. Canada, the eastern United States, countries in east Africa, India, most of Australasia, and some other countries are highlighted in pink.
Wilayah yang pada suatu masa pernah menjadi bagian dari Imperium BritaniaWilayah Seberang Laut Britania ditandai dengan garis bawah merah.
Partai Buruh yang berkuasa pada tahun-tahun pasca-perang dunia segera memulai program perubahan radikal, yang menghasilkan dampak yang signifikan terhadap kehidupan masyarakat Britania selama dekade berikutnya.[86] Di dalam negeri, industri-industri penting dan utilitas publik dinasionalisasi, Negara Kesejahteraan dibentuk, dan Layanan Kesehatan Nasional didirikan untuk mengelola kesehatan publik.[87] Menanggapi munculnya nasionalisme lokal, pemerintahan Partai Buruh menanggapinya dengan menerapkan kebijakan dekolonisasi negara-negara jajahan. Proses ini dimulai dengan pemberian kemerdekaan pada India danPakistan pada tahun 1947.[88] Selama tiga dekade berikutnya, sebagian besar negara-negara Imperium Britania yang diberi kemerdekaan dan menjadi negara berdaulat bergabung menjadi Negara-Negara Persemakmuran.
Meskipun peran politik Britania di kancah internasional menurun pasca terjadinya Krisis Suez pada tahun 1956, Britania Raya tetap menjadi salah satu dari lima negara anggota tetap Dewan Keamanan PBB dan merupakan negara ketiga yang mengembangkansenjata nuklir (dengan bom atom pertama diuji pada tahun 1952). Penyebaran internasional bahasa Inggris juga menunjukkan pengaruhnya yang masih [atau pernah] dominan di dunia, terutama dalam bidang sastra dan budaya. Sementara itu, pada tahun 1960-an, budaya populernya juga berkembang dan mempengaruhi dunia. Sebagai hasil dari kekurangan tenaga kerja pada tahun 1950, Pemerintah Britania menggalakkan dilakukannya migrasi besar-besaran dari Negara-Negara Persemakmuran. Hal ini menjadikan Britania sebagai negara multi-etnis selama dekade selanjutnya.[89] Pada tahun 1973, Britania Raya bergabung dengan Masyarakat Ekonomi Eropa (MEE), dan ketika MEE berganti nama menjadi Uni Eropa pada tahun 1922, Britania Raya mencatatkan diri sebagai salah satu dari 12 negara pendirinya. Pada akhir 1960-an dan seterusnya, di Irlandia Utara merebak kekerasan komunal dan paramiliter (juga mempengaruhi bagian lain dari Britania Raya dan Republik Irlandia). Peristiwa ini secara konvensional dikenal sebagai the Troubles. Peristiwa ini pada umumnya dianggap telah berakhir seiring dengan ditandatanganinya Persetujuan Belfast pada tahun 1998.[90][91][92]
Setelah periode lambatnya pertumbuhan ekonomi dan perselisihan industri pada tahun 1970-an, Pemerintah Konservatif tahun 1980-an memulai kebijakan radikal deregulasi, khususnya dalam sektor keuangan, pasar tenaga kerja yang fleksibel, penjualan perusahaan-perusahaan negara (privatisasi), dan penarikan pajak kepada orang asing.[93] Sejak tahun 1984, dibantu dengan ditemukannya Minyak Laut Utara, Britania Raya mengalami era pertumbuhan ekonomi yang pesat.[94] Pada akhir abad ke-20 terjadi perubahan besar dalam Pemerintahan Britania Raya dengan pembentukan pemerintahan nasional bagi Irlandia Utara, Wales dan Skotlandia setelah dilakukannya referendum pra-legislatif,[95] serta penggabungan secara hukum pada Konvensi Eropa tentang Hak Asasi Manusia. Pada tahun 2000-an, terdapat kontroversi yang berlangsung di dalam negeri mengenai invasi militer Britania Raya ke luar negeri, khususnya ke Irak dan Afghanistan.[96]

[sunting]Geografi

Britania Raya (terkadang disebut secara salah kaprah sebagai Inggris Raya) yang merupakan terjemahan dari bahasa Inggris Great Britain bisa dikatakan merupakan negara federalyang terdiri dari InggrisSkotlandia dan Wales bersama-sama dengan Irlandia Utara. Keempat negara bagian ini membentuk negara yang disebut sebagai United Kingdom of Great Britain and Northern Ireland (secara harfiah dalam bahasa Indonesia: "Kerajaan Serikat Britania Raya dan Irlandia Utara"). Dari keempat negara bagian ini, Inggrislah yang paling penting sehingga di dalam bahasa Indonesia negara ini disebut dengan nama Inggris meskipun Inggris hanyalah salah satu bagian yang membentuk negara ini. Selain keempat negara bagian ini, Britania Raya juga memuat Pulau ManKepulauan Channel seperti GuernseyJerseyAlderney dan Sark. Daerah-daerah ini secara pemerintahan bukan bagian dari Britania Raya tetapi mungkin lebih tepat disebut sebagai jajahan meskipun jaraknya sungguh dekat.
Sebagian besar Inggris terdiri dari dataran rendah. Kota besar termasuk LondonBirminghamManchesterLeedsSheffieldLiverpoolBristolNottinghamLeicester, danNewcastle upon Tyne. Dekat Dover, InggrisTerowongan Channel menghubungkan Britania Raya dengan Perancis. Tidak ada puncak melebihi 1000 m di Inggris.
Sebagian besar Wales bergunung-gunung, puncak tertingginya ialah Snowdon, pada 1.085 m dpl. Di utara daratan utama ialah pulau Anglesey. Kota terbesar dan ibukotanya ialahCardiff, terletak di selatan Wales. Wilayah metropolitan lainnya termasuk SwanseaNewport, dan Wrexham.
Geografi Skotlandia bervariasi, dengan dataran rendah di selatan dan timur dan dataran tinggi di utara dan barat, termasuk Ben Nevis, pegunungan tertinggi di Britania Raya (1343 m). Banyak lengan lautan dalam, firth, dan loch yang dalam. Banyak pulau di utara dan barat Skotlandia yang termasuk, terutama Kepulauan HebridaOrkney dan Shetland, juga pulau kecil tak berpenghuni Rockall, meski pernyataan ini dipertentangkan. Kota-kota utama ialah EdinburghGlasgowAberdeen, dan Dundee.
Irlandia Utara, yang menyusun bagian timur laut Pulau Irlandia, paling berbukit. Kota-kota utamanya ialah Belfast dan Londonderry.
Keseluruhannya diperkirakan bahwa Britania Raya memiliki sekitar 1098 pulau kecil, sebagian alami dan sebagian crannog, sejenis pulau buatan yang dibangun di masa lalu menggunakan batu dan kayu, secara bertahap diperbesar dengan limbah alam yang menumpuk selama bertahun-tahun.

[sunting]Kenegaraan

  • Kepala Negara: Raja atau Ratu.
  • Kepala Pemerintahan : Perdana Menteri.
  • Sistem Pemerintahan : Demokrasi Parlementer, pemilu menurut sistem distrik.

[sunting]Keluarga Kerajaan

Ratu secara resmi juga kepala negara beberapa Negara Persemakmuran seperti Kanada dan Australia.

[sunting]Pemerintahan

Parlemen Britania Raya adalah yang tertua di dunia dan terdiri dari dua kamar: House of Commons dan House of Lords.

[sunting]Demografi

Bahasa utama yang digunakan adalah bahasa Inggris. Bahasa daerah lainnya termasuk bahasa Keltik (Celtic); bahasa Wales, dan yang berhubungan dekat Scots Gaelikbahasa Irlandiabahasa Cornish; dan juga bahasa Skotlandia, yang berhubungan dekat dengan bahasa Inggrisbahasa Romawi dan bahasa isyarat Britania (bahasa isyarat Irlandia Utarajuga digunakan di Irlandia Utara). Pengaruh terhadap dialek Keltik dari bahasa Kumbrik (Cumbric) tetap bertahan di utara Inggris selama beberapa abad, dan paling terkenal digunakan sebagai set angka yang unik untuk menghitung domba.
Belakangan ini para imigran, terutama dari Persemakmuran, bicara beberapa bahasa lainnya, termasuk KantonisPunjabiGujaratiHindiUrdu dan Kreol Jamaika.

[sunting]Agama

Agama yang umum di Britania Raya adalah 85% Katolik Roma

[sunting]Ekonomi

Ekonomi Britania Raya merupakan terkuat keenam di dunia dan terkuat ketiga di Eropa setelah Jerman dan Perancis[97]. Mata uang Britania Raya adalah Poundsterling. Sektorpariwisata menyumbang sebagian besar pendapatan nasional negara tersebut dengan lebih dari 27 juta turis yang datang pada tahun 2004 dan dinobatkan sebagai negara dengan kedatangan turis keenam terbanyak di dunia[98].

[sunting]Budaya

Peta Britania Raya
Britania Raya mempunyai dua dari universitas yang terkemuka di dunia, yaitu Universitas Cambridge dan Universitas Oxford dari mana tokoh-tokoh ilmuwan dan militer, seperti Sir Isaac NewtonCharles DarwinMichael FaradayPaul Dirac dan Isambard Kingdom Brunel berasal. Negara ini juga terkenal dengan penemuan seperti mesin uaplokomotifvaksinasitelevisiradioteleponhovercraftmesin pembakaran dalamdan mesin jet.
William Shakespeare merupakan tokoh yang penting dalam kesusasteraan Inggris. Penulis-penulis terkenal dari Britania Raya juga termasukBrontë Bersaudari (Charlotte, Emily, dan Anne), Jane AustenJoanne Kathleen RowlingAgatha ChristieJ.R.R. Tolkien dan Charles Dickens. Penulis sajak yang terkenal ialah Lord ByronRobert BurnsLord TennysonThomas HardyWilliam Blake dan Dylan Thomas.

[sunting]Nama-nama Britania Raya dalam bahasa daerah

[sunting]Lihat pula

[sunting]Notes

  1. ^ Tidak ada hukum yang menyatakan bahwa God Save the Queen adalah lagu kebangsaan resmi. Dalam tradisi Britania Raya, hukum tersebut tidak diperlukan; proklamasi dan penggunaannya sudah cukup untuk menjadikannya lagu kebangsaan resmi. God Save the Queen juga menjadi lagu kebangsaan di beberapa negara lain.
  2. ^ Menurut Piagam untuk Bahasa Regional atau Minoritas, Wales, Gaelik Skotlandia,Kernowek, Irlandia, Skots dan bahasa regional Skots Ulster secara resmi diakui sebagai bahasa daerah atau bahasa minoritas oleh Pemerintah Britania Raya dalam piagam tersebut.[3]
  3. ^ Dependensi Britania menerapkan sistem mengemudi di kiri, kecuali BIOT andGibraltar.
  4. ^ ISO 3166-1 alpha-2 menyatakan bahwa seharusnya GB dan .gb yang digunakan oleh pemerintah, namun penggunaan .uk lebih dipilih. Domain .eu juga digunakan bersama negara-negara Uni Eropa lainnya.
  5. ^ Di Britania Raya dan Dependensinya, terdapat bahasa lain yang secara resmi diakui sebagai bahasa daerah yang sah di bawah Piagam Bahasa Daerah dan Minoritas Eropa. Dalam bahasa-bahasa yang bersangkutan, nama resmi Britania Raya adalah sebagai berikut:
    • bahasa KernewekRywvaneth Unys Breten Veur ha Kledhbarth Iwerdhon;
    • bahasa IrlandiaRíocht Aontaithe na Breataine Móire agus Thuaisceart Éireann;
    • bahasa SkotUnitit Kinrick o Great Breetain an Northren Irland;
      • Skots UlsterClaught Kängrick o Docht Brätain an Norlin Airlann
        atau Unitet Kängdom o Great Brittain an Norlin Airlann;
    • bahasa Gaelik SkotlandiaRìoghachd Aonaichte na Breatainne Mòire is Èireann a Tuath;
    • bahasa WalesTeyrnas Unedig Prydain Fawr a Gogledd Iwerddon
  6. ^ Dengan pengecualian dependensi Gibraltar dan Akrotiri dan Dhekeliad
  7. ^ Bandingan dengan bagian 1 dari Undang-Undang Kesatuan 1800, disana tertulis:Kerajaan Britania Raya dan Irlandia disatukan menjadi satu Kerajaan dengan nama "Kerajaan Bersatu Britania Raya dan Irlandia"

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar